free web site hit counter
Home » Cerita Bokep » Cerita Dewasa Model cantik | Cerita Sex 04 Februari 2019

Cerita Dewasa Model cantik | Cerita Sex 04 Februari 2019

MOMOKANISHINA Terbaik

selamat datang dengan situs momokanishina.info kami ini, situs ini akan memberikan sebuah video dan cerita seks setiap harinya dan semua yang akan diberikan ini akan sangat menggairahkan sekali dan membuat para pecinta bokep lebih birahi dalam urusan ranjang. video yang akan diberikan oleh situs ini juga berupa video seks barat, video seks jepang dan lain sebagainya serta cerita seks yang akan diberikan juga menceritakan seks indonesia yang sangat menarik bagi apra pecinta bokep mka dari itu jika para pecinta bokep tidak ingin ketinggalan dengan video dan cerita seks berkunjunglah selalu situs momokanishina.info kami ini

segera kupacu pulang mobilku, tapi sebelumnya mampir dulu beli es dawet di kios pinggir jalan menuju arah rumahku. setelah sampai rumah dan kumasukkan mobil ke garasi, segera kuganti baju dengan seragam kebesaran, yaitu kaos kutang dengan celana kolor. kucuci tangan dan muka, kemudian kuhampiri meja makan dan mulai menyantap makan siang lalu ditutup dengan minum es dawet yang kubeli tadi,

setelah cuci piring kemudian aku duduk di sofa, di ruang tengah sambil nonton MTV,tiba tiba bel pintu berbunya, aku segera beranjak ke depan untuk membuka pintu, sesosok makhluk cantik berambut panjang berdiri di sana. sekilas kulihat wajahnya sepertinya aku pernah lihat dan begitu familiar sekali,
“cari siapa ya mbak?”tanya ku membuka pembicaraan
“benar ini JL garuda no 19, mas..?”tanya cewek itu.
“ya bener disini, tapi mbak siapa ya? dan mau ketemu dengan siapa?”tanyaku lagi
“maaf mas,kenalkan.. nama saya reni. saya dapat alamat ini dari teman saya. mas yang namanya adi ya..?”sambil cewek itu mengulurkan tangan untuk bersalaman.
segera kusambut,”iya, emangnya temen mbak siapa ya..? kok bisa tau alamat sini..?”tanyaku.
“anu mas,saya dapat alamat ini dari rendi, yang katanya temennya mas adi waktu sma dulu..”jelas cewek itu.

setelah basa-basi sebentar, reni menjelaskan maksud kedatangannya yaitu ingin tanya-tanya tentang jurusan public relation di fakultas fispol tempat aku kuliah. memang reni ini adalah cewek pindahan dari kota lain yang ingin meneruskan di tempat aku kuliah. aku sendiri di jurusan advertising, tapi temanku banyak yang di public relation jadi sedikit banyak aku tahu

aku mengajak reni untuk pindah ke ruang tengah sambil nonton TV untuk meneruskan mengobrol. reni pun tidak menolak dan mengikutiku masuk setelah aku mengunci pintu depan. sambil ngemil hidangan kecil dan minuman yang kubuat, kamu melanjutkan ngobrol-ngobrol, sesekali reni mencubit lengan atau pahaku sambil ketawa ketika aku mulai melancarkan guyonan-guyonan. tidak lama adik kecilku di balik celana tambah tegar berdiri. aku kemudian mengusulkan reni untuk nonton VCD saja. setelah reni setuju,aku masukkan film koleksiku ke dalam player. filmnya tentang drama percintaan yang ada beberapa adegan-adegan ranjang.kami berdua pun asyik nonton hingga akhirnya sampai ke bagian adegan ranjang, aku lirik reni matanya tidak berkedip melihat adegan itu.

ku beranikan diri untuk merangkul bagu reni, ternyata dia diam saja tidak berusaha menghindar. ketika adegan di TV mulai tampak semakin hot reni mulai gelisah, sesekali kedua pada mulusnya digerak-gerakan buka tutup. seakan-akan dia mengundang aku untuk menggumulinya. aku beranikan diri untuk mengelus-elus lengannya,kemudian rambutnya yang hitam dan panjang. reni tampak menikmati, terbukti dia langsung ngelendot manja ke tubuhku.kesempatan itu tidak kusia-siakan, langsung kupeluk tubuh hangatnya dan kucium pipinya. reni tidak protes, malah tangannya sekarang diletakkan di pahaku, dan aku semakin terangsang lalu kuraih dagunya. kupandang mata bulat indahnya,sejenak kami berpandangan dan entah siapa yang memulai tiba-tiba, kami sudah berpagutan mesra. kulumat bibir bawahnya yang tebal dan seksi itu dan reni pun membalas, tangannya yang satu memeluk leherku, sedang yang satunya yang tadinya di pahaku sekarang sudah mengelus-elus penisku yang sudah besar tegang di balik celanaku.

lidah kami saling bertautan dan kecupan-kecupan bibir kami menimbulkan bunyi cepak cepok, yang membuat semakin hot suasana dan seakan tidak mau kalah dengan adegan ranjang di TV.tanganku pun tidak mau tinggal diam, segera kuelus paha mulusnya, reni pun memberi kesempatan dengan membuka pahanya lebar-lebar, sehingga tanganku dengan leluasa mengobok paha dalamnya sampai ke selangkangan. begitu bolak-balik kuelus dari paha lalu ke betis kemudian naik lagi ke paha. sambil terus melumat bibirnya, tanganku sudah mulai naik ke perutnya kemudian menyusup terus kedadanya. kuremas dengan gemas payudaranya walau masih tertutup kaos, reni merintih lirih. lalu tanganku ku masukkan ke dalam kaosnya dan mulai meraba-raba mencari bhnya setelah ketemu lalu aku meraih ke dalam bh dan mulai meremas-remas kembali buah dadanya, kusentuh-sentuh puntingnya dan reni mendesah. seiring dengan itu tangan reni juga mengocok penisku yang masih tertutup celana dalam dan mulai dengan ganas menyusup kedalam celana dalam meraih penisku dan kembali mengocok dan mengelus

aku yang sudah mulai terbakar birahi,menarik kepala ku dan kubisikkan ke telinga rreni, “reni sayang kita pindah ke kamarku aja yukk”
reni pun mengangguk,lalu segera kupeluk dan kugendong dia menuju kamar.posisi gendongnya yaitu kaki reni memeluk pinggangku tangannya memeluk leherku dan payudaranya menekan keras didadaku, sedangkan tanganku memegang pantatnya sehingga penisku sekarang sudah menempel di selangkangannya

sesampainya di kamar,kurebahkan tubuhnya di tempat tidur reni tidak mau melepaskan pelukan kakinya di pinggangku malahan sekarang mulai menggoyang-goyangkan pinggulnya
“sayang.. sabar dong lepas dulu dong rok sama celana kamu”kataku
“oke mas tapi mas juga harus lepas baju sama celana mas biar adil”rajuk reni

setelah kulepas dan celanaku hingga telanjang bulat aku pun menindihnya, tapi tidak buru-buru memasukkan juniorku ke vaginanya, kembali aku kecup bibirnya dan kucaplok dan jilat-jilat payudara serta putingnya jilatanku turun ke perut terus ke paha mulus kemudian ke betis indahnya naik lagi ke paha dalamnya hingga sampai ke selangkangannya
kepalanya menggeleng-geleng tidak karuan dan tangannya mencengkeram sprei ketika aku mulai menjilati bibir vaginanya, terus ke dalam memeknya dan di klitorisnya
dengan penuh nafsu, terus kujilati hingga akhirnya tubuh reni menegang, pahanya mengempit kepalaku tangannya menjambak rambutku dan reni berteriak tertahan ternyata dia telah mencapai orgasme pertamanya dan terus kujilati cairan yang keluar dari lubang kenikmatannya sampai habis.

aku bangun dan melihat reni yang masih tampak terengah-engah dan memejamkan mata menghayati orgasmenya barusan kukecup bibirnya dan reni membalas lalu aku menarik tangannya untuk mengocok penisku aku rebahkan tubuhku dan reni pun mengerti kemauanku lalu dia bangkit menuju ke selangkanganku dan mulai mengemut penisku
kira-kira setengah jam reni mengemut penisku.mulutnya dan lidahnya seakan-akan memijat-mijat batang penisku,bibirnya yang seksi kelihatan semakin seksi melumati batang dan kepala penisku. dihisapnya kuat-kuat ketika reni menarik kepalanya sepanjang batang penisku menuju kepala penisku membuatku semakin merem-melek keenakan

SEmoga dengan situs momokanishina.info ini akan membantu sekali bagi para pecinta bokep agar lebih bergairah dan birahi dalam urusan ranjang dengan sang istri

Ayo share...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone
Penulis: admin
Tags
Menu Title